<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js? Gejala kanker Ovarium yang Wajib Kamu Pahami Supaya Tidak Diabaikan dan Berakibat Fatal! - Yoga Riski
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gejala kanker Ovarium yang Wajib Kamu Pahami Supaya Tidak Diabaikan dan Berakibat Fatal!

gejala kanker ovarium

Gejala kanker ovarium sangat penting dipahami. Hal ini karena seringkali kanker ovarium tidak terdeteksi sampai akhirnya telah menyebar ke dalam panggul dan perut. 

Bila sudah sampai pada tahap akhir ini, kanker ovarium akan sulit di atasi dan sering kali menjadi fatal.

Penyebab Kanker Ovarium

Sebelum memahami gejala kanker ovarium, ada baiknya kita bahas penyebanya lebih dulu. Sesuai dengan namanya kanker ovarium adalah kaner yang dimulai di ovarium.

Pada setiap wanita biasanya memiliki dua ovarium, satu pada setiap sisi rahim. Setiap ovarium masing – masing berukuran seperti almond, menghasilkan telur (ovum) dan juga hormon estrogen, progesteron, dan testosteron.

Para peneliti hingga saat ini masih mencari cara untuk meningkatkan pengobatan kanker ovarium, dan juga mereka sedang mencari cara supaya bisa mendeteksi kanker ovarium lebih awal, sehingga peluang penyembuhan menjadi lebih besar.

Penyebab kanker ovarium belumlah jelas hingga saat ini. Pada umumnya terjadi perubahan genetic, pada sel-sel sehat yang ada pada permukaan yang menyelimuti ovarium. Sel tersebut tumbuh menjadi abnormal.

Sel-sel sehat tumbuh dan berkembang biak secara sehat akan tetapi kemudian mati pada waktunya. Kemudian ada sel-sel kanker yang tumbuh dan berkembang diluar kendali. Sel kanker ini tetap bertahan tidak mengalami kematian sebagaimana semestinya.

Selanjutnya sel-sel abnormal tersebut terkumpul dan terakumulasi membentuk sebuah masa, atau yang lebih popular dikenal sebagai tumor.

Sel kanker ini menginvansi jaringan sekitarnya, dan dapat terputus dengan tumor induk, atau awalnya yang kemudian menyebar kebagian tubuh lainnya (bermetastasis).

Gejala Kanker Ovarium yang Harus Diwaspadai

Pada umumnya, gejala kanker ovarium tidak spesifik, bahkan lebih sering meniru gejala penyakit lainnya, termasuk masalah pencernaan. Berikut tanda dan gejala kanker ovarium yang harus diwaspadai :

Perut seperti terasa tertekan, penuh, kembung atau bengkak

Merasakan ketidaknyamanan atau nyeri panggul

Terjadi gangguan pecernaan, perut penuh dengan gas dan terasa mual

Terjadi perubahan pola kebiasaan buang air besar, seperti sembelit

Perubahan kebiasaaan kandung kemih, seperti sering kencing

Hilangnya nafsu makan dan cepat merasa kenyang

Terjadi peningkatan ukuran lingkar perut

Kurang energi

Ada rasa nyeri pada punggung bagian bawah

Jenis Kanker Ovarium

Setelah mengetahui gejala kanker ovarium, memahami jenisnya juga cukup penting. Berikut jenis kanker ovarium berdasarkan dimana kenker dimulai :

Tumor Epitel

Ini adalah kanker yang permulaaannya ada di bagian luar  Kanker ini akan dimulai pada lapisan tipis jaringan yang menyelimuti bagian luar ovarium. Sebagian besar kasus yang terjadi kanker ovarium adalah tumor epitel.

Kanker yang dimulai pada bagian sel yang memproduksi telur disebut tumor sel benih. Janis kanker ovarium ini biasanya cenderung terjadi pada wanita yang berusia lebih muda.

Tumor Stroma

Ada Kanker ovarium yang dimulai pada bagian sel penghasil hormon dan disebut dengan tumor stroma, dimulai pada jaringan ovarium yang memproduksi hormon estrogen, progesteron dan testosteron.

Janis kanke ovarium ini bisa membantu menentukan prognosis dan opsi pengobatan .

Faktor Penyebab Kanker Ovarium

Beberapa faktor-faktor tertentu bisa meningkatkan resiko kanker ovarium.  Namun jika Anda mengalami salah satu atau beberapa dari faktor ini, bukan berarti sudah mengalaminya. Hanya saja resiko terkena penyakit ini akan lebih tinggi.

Ada pun faktor resiko tersebut adalah seperti penjelasan dibawah ini.

1. Mutasi gen yang diwariskan

Sebagian kecil kanker ovarium terjadi disebabkan karena mutasi gen yang diwariskan. Ada pun gen yang dapat meningkatkan resiko tersebut yaitu gen payudara 1 (BRCA1) dan gen kaker payudara2 (BRCA2).

Ada pun gen tersebut biasanya awalnya dapat teridentifikasi, jika dalam keluarga telah terjadi beberapa kasus kanker payudara. Mutasi ini juga bisa maningkatkan resiko kanker ovarium secara signifikan.

2. Riwayat keluarga dengan kanker ovarium

Apabila ada orang-orang didalam keluarga Anda yang terkena kanker ovarium, resoko Anda terkena penyakit yang sama akan meningkat.

3. Teriagnosis kanker jenis yang lainnya

Apabila Anda telah terdiagnosa penyakit kanker seperti payudara, usus, rektum atau rahim, maka resiko terkena kanker ovarium juga akan meningkat

4. Bertambahnya usia

Peningkatan resiko terkena kanker ovarium akan sejalan dengan bertambahnya usia. Kanker ovarium paling sering berkembang setelah memasuki masa menopause, meskipun sebenarnya dapat terjadi disemua tahapan umur.

5. Belum pernah hamil

Untuk para wanita yang belum pernah hamil memiliki peningkatan resiko kanker ovarium yang lebih tinggi.

Itulah ulasan lengkap terkait gejala kanker ovarium yang penting untuk dipahami. Jangan lupa untuk senantiasa memperbaharui informasi Anda, dengan mengunjungi bangyoga.com.

Post a Comment for "Gejala kanker Ovarium yang Wajib Kamu Pahami Supaya Tidak Diabaikan dan Berakibat Fatal!"